Showing posts with label Faham Quran. Show all posts
Showing posts with label Faham Quran. Show all posts

Thursday, May 1, 2014

Secrets of Surah Al-Kahf!! MUST READ..

Ever wondered why Prophet Muhammad (SAW) asked us to recite Surat Al-Kahf every Friday?

This surah has four stories in it, having some morals, lets see them and understand what they are saying to us:

1) The people of the cave
It's the story of young men who lived in a disbelieving town, so they decided to migrate for the sake of Allah and run away. Allah rewards them with mercy in the cave and protection from the sun - they woke up and found the entire village believers.
Moral: trial of faith

Thursday, February 21, 2013

Jalan yang Lurus



Ibu: Apa tujuan hidup kita ini nak..?

Hana: Untuk mengabdikan diri kepada Allah. Apa maksud mengabdikan diri ibu?

Ibu: Mengaku diri bahawa kita ini hamba..sebagai hamba, apa saja perintah tuan kita - kita perlu patuh. Mengabdi itu tiada had tempoh masa dan semua tempat serta keadaan. Hanya Allah yang ada dalam hati kita.


Jernih Vs. Keladak

Salam,

Beruntunglah orang yang dilahirkan dengan memiliki hati yang bersih dan jernih. Dengan izin Allah s.w.t kita akan berjumpa dengan seseorang yang memiliki hati seperti ini dalam peringkat kehidupan kita. Orang yang memiliki hati yang jernih amat mudah untuk didampingi, suka menolong orang, bila bercakap tiada maksud tersembunyi..yang pasti bunyinya memang ikhlas dari hati. Lihat saja pada air yang jernih..maka seperti itulah sifatnya bersih, can see through.., tiada yang tersembunyi, menyejukkan dan menghilangkan rasa dahaga. Hati yang bersih ini boleh dibentuk/digilap antaranya melalui beramal/melakukan pekerjaan dengan niat yang betul, zikrullah, amal soleh, ikut quran..pendek kata apa saja jalan yang mendekatkan diri dengan Allah maka hati yang kotor boleh kembali jernih dengan izin Allah. 

Jika hati jernih- tiadalah sifat hasad dengki, iri hati, suka mengata, berprasangka buruk dan segala macam sifat negatif yang tidak sihat. Seperti Air yang berkeladak..apa warnanya? Kelabu? Kuning? Hitam? Sikap mazmumah seperti ini berada dalam diri dan ia akan merosakan si pelaku secara perlahan-lahan..sama ada dalam sedar atau tidak. Orang yang suka memperkecilkan orang lain dan meremehkan orang lain sebenarnya dia sedang memperlekehkan diri sendiri. Firman Allah:


Allah tidak suka kepada perkataan-perkataan buruk yang dikatakan dengan berterus-terang (untuk mendedahkan kejahatan orang); kecuali oleh orang yang dianiayakan. Dan (ingatlah) Allah sentiasa Mendengar, lagi Maha Mengetahui.


Orang yang sentiasa menghargai dan mengakui kehebatan orang lain adalah sebenarnya orang yang hebat dan mempunyai harga diri. Air yang keladak tiada manfaat malah membawa mudharat. 

Allah memang menciptakan manusia itu ada yang baik dan ada manusia yang jahat..sebagaimana Allah ciptakan Tholut untuk menentang Jalut.., Allah cipta Firaun, Kaum Nabi Luth, Kaum Tsamud, Kaum Nabi Nuh a.s, Raja Namrud, Saudara Kandung Nabi Yusuf a.s, Kaum 'Aad adalah untuk kita mengambil ikhtibar bahawa supaya jangan ikut jejak langkah mereka. Allah ciptakan orang yang baik seperti barisan pada nabi dan rasul, orang-orang yang beriman, para sahabat Nabi Muhammad s.a.w dan orang seperti ini sentiasa mendapat pertolongan Allah untuk  melenyapkan kejahatan. Sebagaimana firman Allah:


Jika kamu berbuat kebaikan, (maka faedah) kebaikan yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu; dan jika kamu berbuat kejahatan, maka (kesannya yang buruk) berbalik kepada diri kamu juga. Oleh itu, apabila sampai masa janji (membalas perbuatan derhaka kamu) kali kedua, (Kami datangkan musuh-musuh kamu) untuk memuramkan muka kamu (dengan penghinaan dan keganasannya); dan untuk memasuki masjid (BaitulMaqdis) sebagaimana mereka telah memasukinya pada kali yang pertama; dan untuk menghancurkan apa sahaja yang mereka telah kuasai, dengan sehancur-hancurnya.



Pada zaman ini ada/wujud orang yang bersifat seperti sifat Raja Firaun, Raja Namrud dan kaum-kaum yang menzalimi diri mereka sendiri. Jika mereka sedar/diberi peringatan/diberikan hidayah oleh Allah maka akan terlepaslah diri mereka itu dari Azab dan seksaan Allah. Malah ada juga orang yang berhati mulia yang sentiasa cintakan kebenaran. Sepanjang zaman-orang yang jahat itu tidak akan dapat mengatasi  orang yang baik kerana orang yang baik sentiasa mendapat pertolongan dan rahmat dari Allah. Firman Allah:


Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan, dan melarang daripada berbuat kejahatan; dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.(At-Taubah 9:71)


Peringatan Allah dalam Al-furqan adalah untuk kita berfikir, bertadabbur supaya kita tidak ikut jejak langkah orang yang berkeladak hatinya. Semoga dengan memandang air yang jernih dan air yang berkeladak, akan dapat membuka pintu hati kita untuk sentiasa berfikir dan  istiqamah melakukan kebaikan dan menolak untuk melakukan kejahatan yang menjadi asbab hati kita menjadi kotor, hitam dan berkeladak.

Saya doakan anda semua dirahmati dan diampunkan oleh Allah. Sayang saya kepada saudara semua adalah kerana Allah. Saya mengajak anda semua delete sifat-sifat negatif yang ada dalam diri. Saya menyeru anda semua agar sentiasa mendoakan saudara-saudara/sahabat handai agar diberikan petunjuk jalan yang lurus. Percayalah dengan mendoakan orang lain, kita juga akan didoakan oleh Malaikat.




Tuesday, January 15, 2013

Perkongsian Bacaan: 15 Sifat Manusia dalam Al-Quran


Salam,

Mari kita lihat dan teliti apa kata al-Quran tentang makhluk yang bernama manusia ini…

1. Manusia itu LEMAH

“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah” (Q.S. Annisa; 28)

2. Manusia itu MUDAH TERPERDAYA

“Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah” (Q.S Al-Infithar : 6)

3. Manusia itu LALAI

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu” (Q.S At-takaatsur 1)

4. Manusia itu PENAKUT /MUDAH KHUATIR

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S Al-Baqarah 155)

5. Manusia itu BERSEDIH HATI

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (Q.S Al Baqarah: 62)

6. Manusia itu TERGESA-GESA

Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. (Al-Isra’ 11)

7. Manusia itu SUKA MEMBANTAH

“Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” (Q.S. an-Nahl 4)

8. Manusia itu SUKA BERLEBIH-LEBIHAN

“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.” (Q.S Yunus : 12)

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas” (Q.S al-Alaq : 6)

9. Manusia itu PELUPA
“Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.” (Q.S Az-Zumar : 8 )

10. Manusia itu SUKA BERKELUH-KESAH

“Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah” (Q.S Al Ma’arij : 20)

“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” (Q.S Al-Fushshilat : 20)

“Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa” (al-Isra’ 83)

11. Manusia itu KIKIR

“Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.” Dan adalah manusia itu sangat kikir.” (Q.S. Al-Isra’ : 100)

12. Manusia itu SUKA MENGKUFURI NIKMAT

Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah). (Q.S. Az-Zukhruf : 15)

sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, (Q.S. al-’Aadiyaat : 6)

13. Manusia itu ZALIM dan BODOH

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat [1233] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, ” (Q.S al-Ahzab : 72)

14. Manusia itu SUKA MENURUTI PRASANGKANYA

“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Q.S Yunus 36)

15. Manusia itu SUKA BERANGAN-ANGAN

“Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu- ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.” (Q.S al Hadid 72)





Saturday, September 22, 2012

Nota kepada orang yang menghina Rasulullah S.A.W

Salam,

Kalau difikirkan, kisah hina rasulullah ini telah berlaku semasa baginda masih hidup lagi. Lihat saja kepada Abu Lahab bapa saudara nabi - bukan saja menghina malah ada niat untuk membunuh baginda. Tetapi apa yang berlaku kepada Abu lahab? Allah laknat dia - hingga turun Ayat quran khusus untuk Abu lahab Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah:

           Binasalah kedua-dua tangan Abu lahab, dan binasalah ia bersama! 
           Hartanya dan segala yang diusahakannya, tidak dapat menolongnya. 
           Ia akan menderita bakaran api neraka yang marak menjulang. 
           Dan juga isterinya, seorang perempuan pemunggah kayu api. - 
           Di lehernya sejenis tali, dari tali-tali  yang dipintal. 

                                                                               (Al-Massad 111: Ayat 1-5)

Kita pula pada zaman sekarang, sentiasa je mendengar berita-berita penghinaan terhadap nabi tercinta. Hingga rasa luluh jantung-sedih. Dahlah Tidak mengenal, menghina pula. Sedang Allah kata, nabi adalah teladan dan model ikutan terbaik untuk semua manusia (33:21). Tak sedarkah mereka ini perbuatan mereka tu sia-sia dan akan dapat seksa azab dari Allah kelak?

Bagaimana yang dikatakan menghina itu? 

Orang belanda yang lukis kartun dan pembuat filem innocent of muslim itu adalah contoh yang jelas dan lagi terang-terangan menghina islam dan rasulullah.

 Orang Islam sendiri jika tidak ikut perintah Allah dan tidak endah dengan apa yang disampaikan oleh rasulullah juga adalah sebuah penghinaan. Contoh: Alquran yang diturunkan untuk dipelajari, tadabbur dan difahami. Tapi cuba kita amati, apa yang kita lakukan kepada Al-quran? Endah ke tak endah? Baca ke tak baca?

Wanita muslim yang tidak menutup aurat - apakah Alasan yang diberi oleh mereka? Belum sampai seru? Seruan apa lagi yang kalian tunggu?

Orang yang mengatakan hukum hudud tidak sesuai dilaksanakan kerana pelbagai alasan yang disampaikan oleh orang-orang yang mencipta alasan . Apakah manusia itu lebih pandai dari Allah? Sedarkah bahawa sebenarnya, perbuatan itu sama seperti memandang rendah kepada apa yang disampaikan oleh rasulullah. Bukankah itu juga tergolong dalam perbuatan mencela rasulullah?

Kesimpulannya, Allah laknat Abu Lahab sebab hina rasulullah, malah balasan neraka untuk Abu Lahab. Bermakna Allah juga melaknat orang zaman kita ini yang berperangai sama seperti Abu Lahab.

Pesanan saya kepada Abu Lahab moden - Alquran itu relevan sepanjang hayat hingga hari kiamat. Allah berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan RasulNya, Allah akan melaknat mereka di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghina untuk mereka. (Al-ahzaab 33:57)

Janganlah hendaknya kita mati kecuali dalam keadaan kita ini tunduk dan patuh. (3:102)




Saturday, May 19, 2012

Perkongsian Bacaan: Samakah Yang Buta dengan Yang Celik.


Nota Penuh Kuliah Subuh oleh Ustaz Baharuddin Ayudin bertajuk:

Samakah Yang Buta dengan Yang Celik.

Surah al-Fatir: [35:18-23] Terjemahan: Dan (ketahuilah), seseorang pemikul tidak akan memikul dosa perbuatan orang lain, dan jika seseorang yang berat tanggungnya (dengan dosa), memanggil (orang lain) untuk menolong memikul sama bebanan itu, tidak akan dapat dipikul sedikitpun daripadanya, walaupun orang yang diminta pertolongannya itu dari kerabatnya sendiri. Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) hanyalah memberi peringatan kepada orang-orang yang takut (melanggar hukum-hukum) Tuhan semasa mereka tidak dilihat orang dan semasa mereka tidak melihat azab Tuhan, serta mereka mendirikan salat. Dan sesiapa yang membersihkan dirinya (dari segala yang dilarang) maka sesungguhnya ia melakukan pembersihan itu untuk kebaikan dirinya sendiri dan (ingatlah), kepada Allah jualah tempat kembali. [19] Dan tidaklah sama orang buta dengan orang yang melihat. [20] Dan tidaklah sama gelap-gelita dengan cahaya yang terang-benderang. [21] Dan tidaklah sama suasana yang teduh dengan yang kencang panasnya. [22] Dan (Demikianlah pula) tidaklah sama orang-orang yang hidup dengan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah, (menurut undang-undang peraturan-Nya), dapat menjadikan sesiapa yang dikehendakinya mendengar (ajaran-ajaran Kitab Allah serta menerimanya), dan (engkau wahai Muhammad) tidak dapat menjadikan orang-orang yang di dalam kubur mendengar (dan menerimanya). [23] Engkau tidak lain hanyalah seorang Rasul pemberi ingatan dan amaran.

1. Ayat ini menjelaskan tentang hukum dan peraturan yang telah Allah - Jalla wa 'Ala - tetapkan, bahawa tiada sesiapa pun boleh menanggung dosa orang lain. Tiadalah bagi manusia itu melainkan apa yang ia sendiri usahakan. [53:39]. Jika ia menginfaqkan hartanya, maka ia beroleh kebaikan daripadanya. Jika ia bakhil, maka ia merugikan dirinya sendiri. Tiada sesiapa pun yang dapat menghadiahkan pahala kepadanya, baik ketika ia masih hidup dan juga selepas ia mati. Daripada Abu Hurayrah, katanya: RasululLah - SallalLahu 'alaihi wa sallam - bersabda: 

"Apabila meninggalnya seseorang manusia, terputuslah daripadanya amalannya kecuali daripada tiga perkara: Kecuali daripada sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkannya atau anak soleh yang mendoakannya." - Sahih Muslim, 14-[1631]. Kata al-Imam al-Shafiiy - rahimahulLah:

"Bahawa menghadiahkan pahala bacaan al-Qur'an itu tidak sampai kepada si mati kerana ia bukan hasil amalan dan usahanya. Oleh kerana itu, amalan ini tidak pernah dianjur dan dibimbing, baik menerusi nas atau isyarat. Bahkan amalan sedemikian tidak pernah disebutkan bahawa ia dilakukan oleh mana-mana sahabat - radiyalLahu 'anhum. Jika amalan tersebut baik, tentulah mereka lebih dahulu melakukannya daripada kita. Dalam bab qurubat ini, kita hendaklah berpada merujuk kepada dalil, bukan berpandukan kepada qiyas atau pendapat orang. Adapun doa dan sedekah, maka ijma' kaum muslimin tentang sampai pahalanya menurut sebagaimana yang diterangkan nas mengenainya." - Tafsir al-Qur'an al-Azim, [7:465]

2. Ini adalah peringatan. Namun begitu peringatan ini tidak akan berguna melainkan kepada orang yang mahu mengikut petunjuk Allah dan takutkan-Nya walaupun ia tidak melihat-Nya dan tidak melihat azab-Nya. [36:10-11] Ini semua hanya mungkin dapat dilakukan oleh orang yang hatinya sentiasa berhubung dengan Allah. Antaranya menerusi ibadat salat yang telah ditetapkan waktunya setiap hari. Justeru salat itu sendiri adalah munajat seorang hamba kepada Tuhannya. Daripada Anas bin Malik, katanya: RasululLah - SallalLahu 'alaihi wasallam - bersabda:

"Sesungguhnya seseorang kamu apabila bangun mendirikan salat, maka sesungguhnya ia sedang bermunajat kepada Tuhannya." - Sahih al-Bukhariy [405].

Selain itu, segala peringatan itu hanya berguna kepada orang yang mahu membersihkan diri daripada syirik dan istiqamah mencari keredhaan Allah dengan mentawhidkan-Nya semata-mata.

‎3. Apabila tibanya hari di mana datangnya bunyi yang memekakkan. Langit pada hari itu digulungkan, [39:67] bintang-bintang berguguran, [89:2] lautan meluap-luap, [89:3] gunung-ganang dihancurkan. [81:3] Kehidupan dunia yang dahulunya dipuja dan dimegahkan sudah tiada. Ia sudah punah dan binasa. Kemudian roh dipertemukan semula kepada tubuhnya. [81:7] Kesemua amalan manusia akan dihisab. Pada hari itu kehidupan adalah sendiri-sendiri. Pada hari itu manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapanya, dari isteri dan anak-anaknya. [80:34-37] Seorang bapa tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat menolong bapanya. [31:33] Pada hari itu yang berguna ialah IMAN dan AMAL SALIH ketika di DUNIA ini. [26:88-89]

4. Samakah orang yang buta [11:24] dengan orang yang melihat? [6:122] Samakah di antara zulumat [6:39] dengan nur? [33:43] Samakah di antara teduh [56:27-37] dengan panas terik? [56:41-44] Samakah di antara hidup dengan yang mati? [6:122] 

Wallahu a'lam. 

Edited by Me [Hafidz Ben Rahman] 

Saturday, May 5, 2012

Gambaran neraka

Salam, 

Tujuan entry yg dicurahkan ini ialah untuk berpesan-pesan dengan kebenaran dan berpesan-pesan dengan kesabaran. Selagi ada hayat..segerakan beramal soleh..kerana masih berkesempatan. Tidak lain yg ada dalam hati ini melainkan kerana saya sayang kamu semua -  kamu adalah saudara saya seagama.

Bercerita mengenai neraka - dalam hati timbul rasa gerun.

Ahlinya?

A036
Dan orang-orang yang mereka telah mendustakan ayat-ayat kami dan mereka yang telah sombong (tidak peduli dan merasa dirinya lebih) daripada mematuhinya, merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-A'raaf 7:36)


Berapa lama?

A040
Sesungguhnya orang-orang yang telah mendustakan ayat-ayat (perintah) Kami dan mereka yang telah sombong (tidak pedulikan al-quran dan merasa dirinya lebih)  daripada mematuhinya, tidak sekali-kali akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan, masuk Syurga sehingga unta masuk di lubang jarum dan demikianlah Kami membalas orang-orang yang melakukan kesalahan.(Al-A'raaf 7:40)


Ada juga yang kata masuk neraka sekejap dan kemudian akan masuk syurga tetapi Allah berfirman:

A080

Dan mereka berkata: "Kami tidak sekali-kali akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang tertentu". Katakanlah (wahai Muhammad): "Adakah kamu sudah mendapat janji dari Allah supaya (dengan itu) Allah tidak akan menyalahi janjiNya, atau hanya kamu mengatakan atas nama Allah sesuatu yang tidak kamu mengetahuinya?" (Al-Baqarah 2:80)



Bagaimana keadaannya?

A041
Disediakan untuk mereka hamparan-hamparan dari api neraka, dan di atas mereka adalah se limut (dari api neraka) dan demikianlah Kami membalas orang-orang yang zalim (disebabkan keingkarannya). (Al-A'raaf 7:41)


A044


Mereka (terus diseksa) berulang-ulang di antara api neraka dengan air yang menggelegak yang cukup masak panasnya! (Ar-Rahmaan 55:44)



A016

(Membakar serta) menggugurkan kulit ubun-ubun dan anggota anggota tubuh badan,




Nanti Allah kata kita akan menyesal..tapi penyesalan pada masa tu tiada gunanya

A023

Serta diperlihatkan neraka Jahannam pada hari itu, (maka) pada saat itu manusia akan ingat (hendak berlaku baik), dan bagaimana ingatan itu akan berguna lagi kepadanya?



So tugas kita..

Tambahkan ilmu - faham quran, Doakan Ahli keluarga, ikut sunnah nabi dalam setiap amal dan  perbuatan kerana Allah telah berfirman

A006
Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari neraka yang bahan-bahan bakarannya: manusia dan batu (berhala); neraka itu dijaga dan dikawal oleh malaikat-malaikat yang keras kasar (layanannya); mereka tidak menderhaka kepada Allah dalam segala yang diperintahkanNya kepada mereka, dan mereka pula tetap melakukan segala yang diperintahkan.



 Ya Allah, kami pohon syurgaMu.

Wednesday, April 18, 2012

Orang Yang Fasik

Salam

a) Allah berfirman di dalam kitabnya yang agung - ciri orang fasik adalah seperti :

1)Firaun - takabbur dan zalim


(Dengan yang demikian), maka Firaun memperbodohkan kaumnya, lalu mereka mematuhinya; sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang fasik - derhaka.



2) Kaum nabi Luth yang derhaka 


Dan kepada Nabi Lut, Kami berikan hikmat kebijaksanaan dan ilmu; dan Kami selamatkan dia dari bandar yang penduduknya selalu melakukan perkara-perkara yang keji; sesungguhnya mereka itu adalah kaum jahat, yang fasik, derhaka.



3) Kaum Nabi Nuh yang derhaka 


Dan kaum Nuh (Kami juga telah binasakan) sebelum itu; sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik - derhaka.



4) Orang yang ingkar akan perintah Allah adalah orang fasik.


Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu (wahai Muhammad) ayat-ayat keterangan yang jelas nyata (Al-Quran), dan tidak ada yang akan mengingkarinya melainkan orang-orang yang fasik.

Orang-orang munafik lelaki dan perempuan, setengahnya adalah sama dengan setengahnya yang lain; mereka masing-masing menyuruh dengan perbuatan yang jahat, dan melarang dari perbuatan yang baik, dan mereka pula menggenggam tangannya (bakhil kedekut). Mereka telah melupakan (tidak menghiraukan perintah) Allah dan Allah juga melupakan (tidak menghiraukan) mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu, merekalah orang-orang yang fasik.



b) Ancaman Allah terhadap orang yang fasik - 

Tiada mendapat hidayah


(Tidak ada faedahnya) kepada mereka, sama ada engkau meminta ampun untuk mereka atau engkau tidak meminta ampun, Allah tidak sekali-kali akan mengampunkan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi hidayah petunjuk kepada kaum yang fasik.




Menerima azab seksa kerana keingkaran mereka.

Mereka bersumpah kepada kamu supaya kamu reda akan mereka; oleh itu jika kamu reda akan mereka, maka sesungguhnya Allah tidak reda akan kaum yang fasik.



Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Kami, mereka akan dikenakan azab seksa dengan sebab mereka berlaku fasik.


c) Selidikilah dulu cerita yang dibawanya..

Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidikilah (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini - dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) - sehingga menjadikan kamu menyesali apa yang kamu telah lakukan.
(Al-Hujuraat 49:6)

p/s: Cuba letak jari di depan mata -  nampak tak..? (mestila nampak jari ye tak..kalau tak nampak apa pulak..) Then jari tadi cuba letak kat bawah dagu..ada nampak ka..?

Begitu juga Akhirat - analoginya sama iaitu kena letak di depan mata baru nampak ..rather than tersembunyi - tak nampak apa dan tiada manfaat

Sekian, wasalamm..

Selepas 7 tahun berlalu..:)

Cepat benar masa berlalu kerana diam tak diam sudah melepasi 7 tahun (2011 - 2018) saya mengalami kecederaan tulang belakang di Lumbar (L4/...